Jump to main content
   Into The Light Dialog antara orang Muslim dan pengikut Isa Almasih   
  Topic diskusi    
 

Penyerahan

Agama Islam dan agama Kristiani kedua-duanya ada banyak kepercayaan dan keyakinan yang sama:

  • agamanya bersifat wahyu yang berdasarkan sejarah.
  • Allah memasuki kehidupan manusia untuk membimbingnya ke jalan yang lurus.
  • Allah mewahyukan diri melalui nabi dan rasul
  • Allah memberi kekuatan untuk menjelaskan wahyunya kepada orang lain agar tahu tentang keberadaan manusia dan jalan yang semestinya diikuti.

Allah dan UtusanNya

Allah adalah kenyataan yang MahaTinggi. Menurut Al Qur'an, Allah adalah Allah yang menyatakan/mewahyukan Diri kepada nabi-nabi lain dan rasul Adam, Ibrahim, Isyak and Yakub, Musa, Daud and 'Isa.

Taurat mulai dengan menceritakan ciptaan dunia dan kisah hidup Adam. (Kitab Kejadian 2 - 4) Sesudah itu ada cerita Nuh (Kitab Kejadian 5-7) dan Ibrahim (Kitab Kejadian 5 - 25). Ringkasan terdapat juga dalam Al Qur'an.

Sesudah itu terdapat cerita Ishaq, Isma'il, Yakub (yang namanya diganti menjadi Israel) sehingga keturunannya disebut Bani Israel (Anak-anak Israel). Riwayatnya menjadi salah satu zaman paling menarik dalam zaman sebelum 'Isa Almasih. (Kitab Kejadian 25 - 36). Riwayat bapa leluhur bangsa dikaitkan dengan keberadaan bangsa Israel melalui cerita Yusuf (Kitab Kejadian 37 - 50), yang diulangi dalam Al Qur'an (Surah 12).

Pada jaman Musa, fokus wahyu Allah adalah penyelamatan bangsa Israel dari Mesir dan hukum Taurat (Kitab Keluaran 1 - 40). Sebagian dari cerita ini disebutkan dalam Al Qur'an tetapi tidak diceritakan secara lengkap. (Surah 2:51-53; 3:3; 7:103-157, dll.). Pengikut 'Isa percaya bahwa wahyu Allah menjadi lengkap dengan kedatangan 'Isa Almasih. Ada kurang lebih 90 ayat dalam Al Qur'an yang menyebutkan kelahirannya dan tugasnya.

Tujuan dari Firman Allah

Kebutuhan manusia untuk menyerahkan diri kepada kehendak Allah dari semula menjadi suatu fokus dalam Sabda Allah, dan terdapat contoh-contoh dalam umatNya.

Ibrahim menyerahkan dirinya kepada Allah dan mentaati panggilan Allah untuk pindah ke negeri lain. Karena imannya kepada Allah, ketaatannya, penyerahannya, dan kesalehnnya, ia disebut Khalil ul-llah, sahabat Allah (Surah 4:125; Surat Yakobus 2:23). Nabi Musa, yang mendapat kesempatan memilih hidup yang mewah, menolak kemewahan sebagai anggota keluarga Firaun. Ia menyerahkan dirinya kepada Allah dan memimpin umat Israel menjadi merdeka, keluar dari perbudakan di Mesir. (Surah 7:103 ff.; 26:18 ff.; Surat Ibrani 11:24). Di taman Getsemane, 'Isa berdoa: "bukanlah kehendakKu, melainkan kehendakMulah yang terjadi." (Injil Lukas 22:42).

Sejarah Lengkap

Al Qur'an mengulangi unsur-unsur dari sabda Allah dalam yang menjelaskan sejarahnya secara lebih lengkap. Orang harus membacanya untuk mengetahui:

  • mengapa demikian, bahwa setiap manusia adalah seperti wakil raja Khalifa, di dunia,
  • mengapa Allah mempercayakan ciptaannya kepada kita dalam suatu amanat (amanah), 
  • mengapa kehendak Allah adalah supaya kita menyerahkan diri kita kepadaNya, dan 
  • mengapa Ia mengambil inisiatif untuk menjangkau kita dan memulihkan kita menjadi seperti manusia semula.

Untuk mengetahui itu, kita harus memahami Alkitab Kristiani (Taurat, Zabur dan Injil).

 

  ArribaJump to MenuJump to Main Content

Arriba  


 contactar ITL, PO Box 1555, Summerfield, FL 34492, USA,


Copyright © 2009